Pesan Santri Ketika Liburan – Liburan santri telah tiba.
5 Pesan yang menjadi Bekal para santri ketika Liburan :
1. Jadikan Liburan sebagai Peralihan Amal Saleh
Liburan bukanlah momentum untuk berleha-leha, melainkan proses peralihan dari satu amal saleh di pondok ke amal saleh lainnya di rumah.
Liburan harus diisi dengan agenda-agenda terbaik dan tidak dibiarkan kosong tanpa kegiatan yang bermanfaat.
2. Menjaga Rutinitas Ibadah dan Al-Qur’an
Santri diimbau untuk tetap menjalankan rutinitas harian seperti saat berada di pondok, terutama membaca dan memurajaah (mengulang) hafalan Al-Qur’an.
Menjaga kedekatan dengan Al-Qur’an selama liburan adalah perniagaan dengan Allah yang tidak akan pernah merugi.
3. Menjaga Akhlak Mulia dan Sikap Tawadu
Santri diharapkan menjadi penyejuk di tengah keluarga dan masyarakat, seperti mentari yang menerangi atau bunga mawar yang menebar keharuman.
Harus menjauhi sikap angkuh atau sombong, serta selalu mengedepankan sikap tawadu (rendah hati) agar bisa diterima di semua kalangan masyaraka.
4. Menjaga Diri dari Maksiat dan Menjaga Kehormatan
Liburan jangan sampai menjadi ajang untuk mengumbar maksiat.
Khusus untuk santriwati, diharapkan tetap menjaga aurat, kehormatan (iffah), dan kemuliaan (izzah), serta bijak dalam menggunakan media sosial agar tidak mencederai nilai-nilai yang telah diajarkan di pondok.
Ilmu syar’i adalah cahaya Allah, dan cahaya tersebut tidak akan bersatu dengan kemaksiatan.
5. Berbakti dan Menunjukkan Adab kepada Orang Tua
Liburan merupakan waktu yang tepat untuk memenuhi hak orang tua dan berbakti kepada mereka.
Santri harus mempraktikkan adab dan akhlak terpuji di rumah, karena tingginya ilmu tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibersamai dengan adab yang baik.



